Konverter Biner / Hex / Base32 / Oktal
Konversi teks ke dan dari biner (8-bit ASCII), hex, base32, dan oktal. Multi-format. Opsi spasi dan separator. Salin semua. 100% offline.
Tentang tools ini
Tool encoding numerik multi-format untuk teks. Encode string UTF-8 apa pun ke empat representasi sekaligus: Biner (8-bit ASCII, dipisah spasi secara default), Hex (huruf kecil atau besar, dipisah spasi), Base32 (RFC 4648, alfabet yang sama dipakai di TOTP dan banyak library kripto), dan Oktal (3-digit, dipisah spasi). Tab Decode memutar balik proses: pilih format, tentukan separator opsional, tempel teks ter-encode, dan dapatkan string asli kembali. Karakter tidak valid menghasilkan pesan error yang jelas ("bukan biner valid", "bukan hex valid", dll.) jadi kamu tahu persis format mana yang diharapkan. UTF-8 ditangani dengan benar โ emoji dan karakter aksen round-trip dengan bersih karena konverter beroperasi pada byte, bukan karakter. Tombol Salin Semua mengambil keempat bentuk ter-encode dengan labelnya, satu per baris. 100% offline, tanpa CDN.
Detail
- Kategori
- developer
- Versi
- 1.0.0
- Ukuran
- 12 KB
- Diperbarui
- Jun 2026
Pertanyaan Umum
Apa beda biner, hex, base32, dan oktal?
Keempatnya adalah sistem numeral posisional yang merepresentasikan byte yang sama. Biner adalah basis 2 (tiap digit 0 atau 1) โ format asli komputer. Hex adalah basis 16 (digit 0-9, A-F) โ singkatan paling umum untuk biner karena tiap digit hex merepresentasikan 4 digit biner, jadi 4 byte (32 bit) menjadi 8 karakter hex. Base32 adalah basis 32 (alfabet A-Z dan 2-7) โ kurang ringkas dari hex tapi case-insensitive dan URL-safe, dipakai di secret TOTP dan beberapa file system. Oktal adalah basis 8 (digit 0-7) โ permission file Unix lama dan beberapa bahasa assembly. Mereka adalah representasi yang dapat dipertukarkan; tool memungkinkan kamu pilih mana pun yang paling ัะดะพะฑะฝะพ untuk konteksnya.
Bagaimana kerja penanganan UTF-8?
Tool beroperasi pada byte, bukan karakter. Langkah encode memakai TextEncoder untuk mengonversi string input ke array byte UTF-8, lalu memformat tiap byte dalam representasi yang dipilih. Langkah decode mem-parse bentuk ter-encode kembali ke array byte, lalu memakai TextDecoder dengan flag fatal untuk mengonversi byte kembali ke string. Kalau array byte bukan UTF-8 valid, decoder melempar error dan tool fallback ke visualisasi ASCII lossy (mengganti tiap byte non-ASCII dengan titik). Ini berarti emoji dan karakter aksen round-trip dengan bersih di arah encode/decode, tapi menempel biner acak yang bukan UTF-8 akan memberimu fallback lossy.
Kenapa Base32 di-padding dengan tanda =?
Base32 merepresentasikan byte dalam grup 5-bit. Jumlah byte input jarang merupakan kelipatan 5, jadi output di-padding dengan tanda = untuk membuat panjangnya kelipatan 8 karakter. Ini standar RFC 4648. Decoder memotong tanda = di akhir sebelum memproses, jadi kamu bisa menempel Base32 dengan atau tanpa padding. Alfabetnya adalah standar A-Z, 2-7 (32 simbol), itulah kenapa Base32 case-insensitive โ encoder emit huruf besar berdasarkan konvensi, tapi decoder menerima kedua kasus.
Apa yang dilakukan opsi separator di tab Decode?
Secara default decoder menghapus semua whitespace, jadi string hex dengan spasi, string biner dengan spasi, atau string oktal dengan newline semua parse dengan benar. Field separator memungkinkan kamu mendeklarasikan separator spesifik (mis. titik dua, koma, atau "0x") yang ingin kamu pertahankan di tampilan output. Decoder sendiri tidak peduli separator apa yang kamu pakai; dia hanya menghapus semua karakter non-hex/non-biner/non-oktal sebelum parsing. Field tersebut kebanyakan untuk dokumentasi โ tempel input terformat kamu, lihat ia ter-parse dengan benar.
Apakah data saya privat?
Ya. Encoder dan decoder adalah implementasi JavaScript murni dari algoritma standar, di-inline di HTML. Tidak ada panggilan jaringan dan tidak ada CDN. Teks yang kamu encode atau decode tidak pernah meninggalkan device kamu. Kamu bisa mengonversi string sensitif (password, token, ID internal) tanpa data apa pun yang ditransmisikan.