JWT Decoder
Decode JWT (HS256, RS256, dll). Parse header, payload, signature, timer kedaluwarsa, claim standar. 100% offline.
Tentang tools ini
Decode JSON Web Token tanpa mengirimnya ke mana pun. Tempel JWT apa pun dan lihat tiga bagian — Header (algoritma, tipe, key ID), Payload (semua claim dengan deskripsi standar seperti iss, sub, aud, exp, nbf, iat, jti), dan Signature (base64url mentah). Claim kedaluwarsa ditandai dengan dot berwarna — hijau jika masih berlaku satu jam atau lebih, kuning jika hampir kedaluwarsa, merah jika sudah kedaluwarsa. Tiap bagian punya tombol Copy untuk menyalin JSON yang sudah di-parse. Sepenuhnya offline — token tidak pernah keluar dari browser kamu.
Detail
- Kategori
- developer
- Versi
- 1.0.0
- Ukuran
- 11 KB
- Diperbarui
- Jun 2026
Pertanyaan Umum
Apakah token saya dikirim ke mana pun?
Tidak. Decoding terjadi sepenuhnya di browser pakai fungsi atob standar. Token kamu tidak pernah diupload, tidak pernah di-log, tidak pernah dibagikan. Satu-satunya penyimpanan adalah localStorage, dan itu hanya untuk kenyamanan textarea.
Apakah ini memverifikasi signature?
Tidak. Decoding adalah pembongkaran base64url — menunjukkan isi token tapi tidak membuktikan belum dirusak. Verifikasi signature butuh algoritma yang tepat (HMAC untuk HS*, RSA/ECDSA untuk RS*/ES*) dan kunci secret atau public. Pakai library JWT seperti jsonwebtoken, jose, atau pyjwt untuk verifikasi.
Apa arti claim standar?
iss = issuer, sub = subject (user ID), aud = audience (penerima yang dituju), exp = waktu kedaluwarsa (Unix detik), nbf = not before (Unix detik), iat = issued at (Unix detik), jti = ID JWT unik. Sisanya adalah claim kustom dari sistem yang menerbitkan.
Apa itu base64url?
Mirip base64 biasa tapi URL-safe: - menggantikan + dan _ menggantikan /. JWT pakai base64url untuk menghindari karakter yang butuh URL encoding. Decoder base64 standar sering gagal di situ; kami menanganinya otomatis.