Konverter JSON ↔ YAML
Konversi JSON ke YAML dan YAML ke JSON. Validasi JSON, format pretty/compact, indent YAML 2/4. Drag-drop file. Salin/unduh. 100% offline.
Tentang tools ini
Konverter JSON ↔ YAML terfokus. Arah JSON → YAML men-serialize dokumen JSON apa pun jadi YAML yang bersih dan idiomatik: string di-quote hanya kalau perlu (tanpa "" yang tidak perlu di sekitar identifier sederhana), indentasi bisa dikonfigurasi (2 atau 4 spasi), dan struktur nested pakai block style yang benar. Arah YAML → JSON mengurai sintaks YAML 1.2 umum: mapping, sequence, blok nested, string ber-quote, boolean, null, angka, dan block scalar (literal | dan folded >). Area input menampilkan baris status langsung — titik hijau untuk valid, titik merah untuk error parse dengan baris pertama pesan error. Drag-drop file .json atau .yaml ke dropzone untuk memuatnya; arah di-auto-switch berdasarkan extension. Tombol swap memindahkan output ke input dan flip arah dalam satu klik — berguna untuk round-trip checking. Toggle Compact JSON untuk arah YAML → JSON menghasilkan hasil satu baris, berguna untuk file config dan payload API. Semuanya berjalan lokal — tanpa js-yaml CDN, tanpa round-trip server.
Detail
- Kategori
- developer
- Versi
- 1.0.0
- Ukuran
- 14 KB
- Diperbarui
- Jun 2026
Pertanyaan Umum
Apakah mendukung spec YAML 1.2 penuh?
Mendukung subset paling umum yang dipakai di file config: mapping, sequence, blok nested, string ber-quote (single dan double), boolean, null, angka, dan block scalar (literal | dan folded >). TIDAK mendukung anchor dan alias (& dan *), tag (!!str, !!int), flow style ({a: 1} dan [1, 2]), multi-document stream (--- separator), atau custom type. Untuk YAML 1.2 penuh, pakai library khusus — tool ini di-size untuk file config yang diedit manusia dan manifest Kubernetes.
Kenapa pakai YAML daripada JSON?
YAML lebih ringkas (tanpa kurung kurawal atau koma), memperbolehkan komentar (#), dan memperlakukan indentasi sebagai sintaks (jadi struktur terlihat sekilas). Kasus penggunaan umum: manifest Kubernetes, Docker Compose, workflow GitHub Actions, playbook Ansible, dan file config yang diedit manusia. JSON lebih universal sebagai wire format — API hampir selalu berbahasa JSON, sementara YAML kebanyakan untuk file.
Apakah string ber-quote dipertahankan di round-trip?
Ya. String yang butuh quoting (karena berisi titik dua, hash, karakter khusus, atau terlihat seperti angka/boolean) di-quote di output YAML, dan parser membacanya kembali identik. String mirip identifier sederhana ("hello", "version") di-emit tanpa quote, dan di-parse kembali sebagai string. Satu-satunya kehilangan adalah perbedaan whitespace — sebagai contoh, trailing whitespace di dalam string ber-quote dipertahankan persis, tapi string tidak ber-quote mungkin di-quote ulang jika mereka berisi karakter yang memicu quoting di pass kedua.
Apa fungsi tombol Swap?
Swap memindahkan teks Output ke field Input dan flip arah konversi dalam satu klik. Ini adalah workflow "round-trip" standar: paste JSON, konversi ke YAML, swap, konversi kembali ke JSON. Kalau dua output JSON identik (modulo formatting), round-trip YAML lossless. Kalau mereka berbeda, kamu telah menemukan fitur YAML yang tidak didukung parser (mis. anchor atau mapping flow-style).
Apakah data saya privat?
Ya. Parser JSON adalah JSON.parse JavaScript native. Parser dan serializer YAML adalah kode JS murni kustom yang di-inline ke HTML. Tidak ada panggilan jaringan, tidak ada dependensi CDN, dan tidak ada telemetry. File yang di-drag-drop dibaca oleh API FileReader browser dan tetap di device kamu. Kamu bisa mengonversi file config internal yang berisi secret tanpa khawatir.